WhatsApp Image 2025-09-24 at 15.01.27

Depok, 24 September 2025 – Departemen Sejarah Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) menggelar kuliah umum bertajuk “Makassar Mendunia: Entrepot Rempah dalam Jaringan Maritim Nusantara Abad XVI–XVII.” Acara ini menghadirkan Dr. Abd. Rahman Hamid, M.Si., dosen Fakultas Adab UIN Raden Intan Lampung, sebagai pembicara utama.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi MoU antara Fakultas Adab UIN Raden Intan Lampung dengan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia tahun 2024, yang mencakup kerja sama dalam bidang akademik, penelitian, dan pengembangan ilmu sejarah.

Dalam paparannya, Dr. Abd Rahman Hamid menjelaskan hasil riset terbarunya yang dituangkan dalam buku “Makassar Mendunia: Entrepot Rempah dalam Jaringan Maritim Nusantara Abad XVI–XVII” (Pustaka Larasan, 2025). Ia menyoroti peran Makassar sebagai pusat perdagangan rempah dunia pada abad ke-17. “Kajian ini memperlihatkan keberhasilan penguasa Makassar memanfaatkan Jalur Rempah Nusantara untuk membangun pelabuhannya menjadi entrepot dan kota dunia,” jelasnya

Selain mengulas data sejarah dari sumber lokal, Portugis, Belanda, hingga Inggris, Dr. Abd Rahman Hamid juga menekankan bagaimana jalur rempah Nusantara memicu persaingan global yang berujung pada Perang Makassar (1666–1669). “Keberhasilan Makassar memicu ambisi kekuatan asing, terutama Belanda, untuk mengakhiri kedaulatan maritim Nusantara,” tambahnya.

Kuliah umum ini tidak hanya memperluas wawasan mahasiswa UI tentang sejarah maritim, tetapi juga menjadi jembatan kolaborasi akademik antaruniversitas dalam mengembangkan kajian sejarah yang berakar pada warisan nusantara.