Program Pendidikan dan Pengalaman Pembelajaran

Unit Pengelola Program Studi Fakultas Adab Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung bersama Program Studi Sejarah Peradaban Islam secara konsisten melaksanakan dan mengembangkan program pendidikan dan pembelajaran yang selaras dengan Rencana Strategis Universitas, Rencana Strategis Fakultas Adab, Rencana Operasional Fakultas, serta peta jalan pengembangan Program Studi Sejarah Peradaban Islam. Seluruh program akademik diarahkan untuk mendukung pencapaian visi Program Studi, yaitu menjadi program studi yang unggul dalam pengembangan ilmu Sejarah Peradaban Islam yang transformatif, integratif, dan berbasis paradigma keislaman serta lingkungan. Pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran dilakukan berdasarkan Sistem Penjaminan Mutu Internal melalui siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) sehingga seluruh proses berjalan secara efektif, efisien, terukur, dan berkelanjutan.

Pada tahap perencanaan kegiatan pendidikan dan pembelajaran, Program Studi menyusun kurikulum berbasis Outcome Based Education yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi, visi dan misi Program Studi, kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan, serta masukan dari alumni, pengguna lulusan, organisasi profesi, dan mitra kerja sama. Kurikulum dijabarkan ke dalam struktur mata kuliah, Capaian Pembelajaran Lulusan, Capaian Pembelajaran Mata Kuliah, Sub-Capaian Pembelajaran Mata Kuliah, Rencana Pembelajaran Semester, perangkat asesmen, kalender akademik, serta penugasan dosen pengampu. Seluruh dokumen akademik diverifikasi oleh Unit Penjaminan Mutu Program Studi dan Gugus Penjaminan Mutu Fakultas sebelum diimplementasikan.

Pada tahap pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pembelajaran, Program Studi menerapkan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student centered learning) melalui berbagai pendekatan inovatif yang mendukung diferensiasi misi Program Studi. Pada fokus misi pendidikan, dosen menerapkan project-based learning, case method, diskusi kelompok, pembelajaran kolaboratif, presentasi ilmiah, penugasan berbasis proyek, studi lapangan, serta pembelajaran berbasis teknologi informasi melalui Learning Management System. Pendekatan tersebut diterapkan pada berbagai mata kuliah, antara lain Sejarah Publik, Sejarah Islam Lampung, Sejarah dan Politik Memori, Sinema Sejarah, Historiografi Islam, Metode Penelitian Sejarah, dan Seminar Sejarah, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang kontekstual, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian masalah.

Sebagai implementasi misi penelitian, Program Studi mengembangkan research-based learning dengan mengintegrasikan hasil penelitian dosen ke dalam proses pembelajaran. Mahasiswa dilibatkan dalam kegiatan penelitian dosen, penelusuran sumber sejarah, kajian arsip, penelitian lapangan, seminar ilmiah, publikasi artikel ilmiah, serta penyusunan tugas akhir berbasis penelitian sejarah. Melalui pendekatan ini mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, metodologis, dan menghasilkan karya ilmiah yang sesuai dengan kaidah akademik.

Pada pelaksanaan misi pengabdian kepada masyarakat, Program Studi mengembangkan community service-based learning melalui keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan pengabdian yang diselenggarakan oleh dosen maupun Program Studi. Mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan pendampingan masyarakat, pelestarian sejarah dan budaya lokal, edukasi sejarah kepada masyarakat dan sekolah, penguatan literasi sejarah, dokumentasi warisan budaya, serta berbagai kegiatan Kuliah Kerja Nyata dan pengabdian berbasis pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut mahasiswa memperoleh pengalaman nyata dalam menerapkan pengetahuan sejarah untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan budaya di masyarakat.

Evaluasi hasil pembelajaran mahasiswa dilaksanakan secara komprehensif melalui penilaian formatif dan sumatif yang mencakup tugas individu, tugas kelompok, proyek, studi kasus, presentasi, portofolio, ujian tengah semester, ujian akhir semester, laporan penelitian, dan berbagai bentuk asesmen autentik sesuai karakteristik mata kuliah. Selain evaluasi hasil belajar, Program Studi juga melaksanakan evaluasi proses pembelajaran melalui survei kegiatan belajar mengajar, evaluasi kinerja dosen oleh mahasiswa, monitoring pelaksanaan perkuliahan, serta monitoring kesesuaian pelaksanaan pembelajaran dengan Rencana Pembelajaran Semester.

Program Studi juga melaksanakan asesmen Capaian Pembelajaran Lulusan dan luaran Program Studi secara berkala melalui pemetaan ketercapaian Capaian Pembelajaran Mata Kuliah terhadap Capaian Pembelajaran Lulusan. Asesmen dilakukan berdasarkan hasil pembelajaran mahasiswa, tugas akhir, penelitian mahasiswa, kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, publikasi ilmiah mahasiswa, prestasi mahasiswa, masa studi, tingkat kelulusan tepat waktu, serta hasil tracer study dan survei pengguna lulusan. Hasil asesmen memberikan gambaran tingkat ketercapaian kompetensi lulusan sesuai profil lulusan sebagai sejarawan, pendidik sejarah, konten kreator sejarah digital, dan pramuwisata sejarah.

Seluruh hasil asesmen kemudian dianalisis melalui rapat evaluasi akademik, monitoring dan evaluasi pembelajaran, Audit Mutu Internal, serta Rapat Tinjauan Manajemen. Evaluasi hasil-hasil asesmen dilakukan untuk mengidentifikasi tingkat ketercapaian indikator kinerja, efektivitas metode pembelajaran, relevansi materi perkuliahan, kesesuaian beban studi, serta berbagai faktor yang memengaruhi pencapaian Capaian Pembelajaran Lulusan. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Program Studi menyusun rencana tindak lanjut berupa penyempurnaan Rencana Pembelajaran Semester, pengembangan bahan ajar, peningkatan kompetensi dosen, penyempurnaan metode asesmen, serta penguatan implementasi kurikulum berbasis Outcome Based Education.

Sebagai bagian dari siklus peningkatan mutu, Program Studi juga melakukan analisis dan evaluasi masukan dari pemangku kepentingan melalui tracer study, survei kepuasan mahasiswa, survei alumni, survei pengguna lulusan, forum diskusi kelompok terarah, lokakarya kurikulum, rapat bersama mitra kerja sama, organisasi profesi, serta pemerintah daerah. Berbagai masukan tersebut dimanfaatkan untuk mengevaluasi relevansi kurikulum, memperkuat kompetensi lulusan, memperbarui materi pembelajaran, mengembangkan metode pembelajaran inovatif, serta meningkatkan kualitas layanan akademik sesuai kebutuhan masyarakat, dunia kerja, dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Melalui implementasi siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan secara konsisten, Unit Pengelola Program Studi dan Program Studi Sejarah Peradaban Islam mampu melaksanakan program pendidikan dan pembelajaran yang sesuai dengan Rencana Strategis, Rencana Operasional, dan peta jalan pengembangan Program Studi. Berbagai pendekatan pembelajaran berbasis proyek, studi kasus, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat telah mendukung pencapaian diferensiasi misi Program Studi sekaligus menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesional, adaptif, dan berdaya saing sesuai dengan perkembangan keilmuan Sejarah Peradaban Islam.