Sarpras FA

Fakultas Adab UIN Raden Intan Lampung sebagai Unit Pengelola Program Studi (UPPS) menyediakan dan mengelola sarana dan prasarana secara terencana untuk mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Ketersediaan sarana dan prasarana tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan administratif dan operasional fakultas, tetapi dikembangkan berdasarkan kebutuhan pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat (PkM), pengembangan kemahasiswaan, serta pencapaian visi, misi, tujuan, dan sasaran UPPS. Dengan demikian, sarana dan prasarana yang tersedia memiliki keterkaitan langsung dengan karakteristik dan diferensiasi misi Fakultas Adab yang mengembangkan bidang keilmuan adab dan humaniora Islam secara integratif, multidisipliner, serta responsif terhadap perkembangan masyarakat dan teknologi.

Diferensiasi misi UPPS tercermin dalam pengembangan pendidikan yang mengintegrasikan keilmuan Islam, humaniora, bahasa, sejarah, perpustakaan dan informasi, serta pemanfaatan teknologi digital. Pada bidang penelitian, Fakultas Adab mendorong pengembangan kajian yang berorientasi pada penguatan keilmuan, penelitian sejarah dan kebudayaan Islam, kajian bahasa dan literasi, pengelolaan informasi, serta kajian sosial dan budaya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Sementara itu, dalam bidang PkM, fakultas mengembangkan pemanfaatan kepakaran dosen dan fasilitas akademik untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui kegiatan literasi, sejarah dan kebudayaan, penguatan kapasitas masyarakat, pengembangan pendidikan, bahasa, perpustakaan dan informasi, serta pemanfaatan pengetahuan akademik untuk menyelesaikan persoalan masyarakat.

Dalam mendukung diferensiasi misi tersebut, Fakultas Adab memiliki sarana dan prasarana yang dapat digunakan secara fungsional untuk pendidikan, penelitian, maupun PkM. Fasilitas yang tersedia tidak ditempatkan semata-mata sebagai fasilitas fisik, tetapi dimanfaatkan sebagai bagian dari ekosistem akademik yang memungkinkan terjadinya proses pembelajaran, produksi pengetahuan, pengembangan keterampilan, dan hilirisasi pengetahuan kepada masyarakat.

1. Sarana dan Prasarana untuk Mendukung Diferensiasi Misi Bidang Pendidikan

Pada bidang pendidikan, Fakultas Adab menyediakan sarana pembelajaran yang mendukung pembelajaran teoritis maupun pembelajaran berbasis praktik. Sebanyak 20 ruang belajar digunakan untuk pelaksanaan perkuliahan, diskusi, presentasi, pembelajaran kolaboratif, pembelajaran berbasis proyek, serta berbagai bentuk pembelajaran aktif lainnya. Ketersediaan ruang belajar tersebut menjadi fondasi utama bagi pelaksanaan proses pembelajaran pada empat program studi, yaitu Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris, serta Program Studi Tarjamah.

Diferensiasi misi pendidikan Fakultas Adab diperkuat melalui keberadaan laboratorium yang memiliki fungsi sesuai dengan karakteristik keilmuan program studi. Laboratorium Bahasa digunakan untuk mengembangkan kompetensi kebahasaan, terutama keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, serta mendukung pembelajaran bahasa yang membutuhkan praktik secara langsung. Fasilitas ini juga relevan bagi pengembangan kompetensi mahasiswa pada bidang Bahasa dan Kebudayaan Inggris dan Tarjamah.

Laboratorium Komputer menjadi sarana penting dalam mendukung transformasi pembelajaran berbasis teknologi digital. Fasilitas ini digunakan untuk praktik pengolahan data, penyusunan karya ilmiah, pemanfaatan perangkat lunak, pembelajaran berbasis digital, pengembangan media pembelajaran, serta penguatan literasi digital mahasiswa. Keberadaan Laboratorium Komputer juga mendukung arah pengembangan pembelajaran Fakultas Adab yang semakin membutuhkan kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk kegiatan akademik dan profesional.

Laboratorium Sejarah secara khusus mendukung pembelajaran yang bersifat praktik dalam bidang Sejarah Peradaban Islam. Laboratorium ini dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran metode penelitian sejarah, pengenalan dan analisis sumber sejarah, dokumentasi sejarah, pengelolaan arsip dan sumber digital, kajian sejarah lokal, serta pengembangan keterampilan mahasiswa dalam melakukan rekonstruksi dan interpretasi sejarah. Dengan demikian, Laboratorium Sejarah menjadi salah satu sarana yang memperkuat karakter pembelajaran Sejarah Peradaban Islam yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga berbasis praktik penelitian dan pemanfaatan sumber sejarah.

Sementara itu, Laboratorium Perpustakaan mendukung pembelajaran praktis pada bidang ilmu perpustakaan dan informasi. Laboratorium tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman dalam pengelolaan perpustakaan, pengolahan bahan pustaka, layanan informasi, pengorganisasian pengetahuan, serta berbagai keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan profesi di bidang perpustakaan dan informasi.

Selain laboratorium, Fakultas Adab memiliki Ruang Multimedia yang digunakan untuk mendukung pembelajaran berbasis audiovisual dan digital. Ruang ini dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran interaktif, presentasi, produksi media pembelajaran, seminar, kuliah umum, pengembangan konten digital, dan kegiatan akademik lainnya. Sarana tersebut semakin relevan dengan kebutuhan pembelajaran kontemporer yang menuntut kemampuan mahasiswa untuk menguasai teknologi, komunikasi visual, dan produksi pengetahuan dalam berbagai format.

2. Sarana dan Prasarana untuk Mendukung Diferensiasi Misi Bidang Penelitian

Pada bidang penelitian, sarana dan prasarana Fakultas Adab diarahkan untuk mendukung proses produksi pengetahuan yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa. Laboratorium Sejarah menjadi salah satu fasilitas strategis dalam mendukung penelitian sejarah, khususnya penelitian yang memanfaatkan sumber primer, sejarah lokal, sejarah Islam, sejarah sosial dan budaya, serta dokumentasi sejarah. Laboratorium ini dapat menjadi ruang untuk melakukan identifikasi, klasifikasi, dokumentasi, digitalisasi, dan analisis sumber sejarah sebagai bagian dari proses penelitian.

Pengembangan penelitian juga diperkuat oleh Laboratorium Komputer dan Ruang Multimedia. Laboratorium Komputer dapat dimanfaatkan untuk pengolahan data penelitian, penyusunan basis data, analisis data, penelusuran sumber digital, pengembangan digital humanities, serta pengolahan hasil penelitian. Sementara itu, Ruang Multimedia dapat mendukung dokumentasi, pengolahan bahan audiovisual, penyajian hasil penelitian, serta pengembangan diseminasi hasil penelitian dalam bentuk digital.

Bagi Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Laboratorium Perpustakaan dapat mendukung penelitian di bidang kepustakawanan, literasi informasi, pengelolaan pengetahuan, preservasi informasi, serta pengembangan layanan informasi. Adapun Laboratorium Bahasa dapat mendukung penelitian yang berkaitan dengan bahasa, penerjemahan, linguistik, komunikasi, dan kajian kebahasaan.

Ketersediaan sarana tersebut memungkinkan penelitian tidak berhenti pada produksi karya ilmiah, tetapi juga mendorong pengembangan hasil penelitian dalam bentuk data, dokumentasi, bahan ajar, media digital, dan produk pengetahuan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Dengan demikian, sarana dan prasarana penelitian di Fakultas Adab mendukung diferensiasi misi UPPS yang menempatkan pengembangan ilmu-ilmu Adab dan Humaniora Islam sebagai bagian dari proses produksi dan diseminasi pengetahuan yang relevan dengan perkembangan masyarakat.

3. Sarana dan Prasarana untuk Mendukung Diferensiasi Misi Bidang Pengabdian kepada Masyarakat

Pada bidang pengabdian kepada masyarakat, sarana dan prasarana Fakultas Adab dimanfaatkan sebagai fasilitas pendukung pelaksanaan kegiatan PkM yang berbasis pada kepakaran dosen dan kebutuhan masyarakat. Laboratorium Sejarah, Laboratorium Bahasa, Laboratorium Perpustakaan, Laboratorium Komputer, dan Ruang Multimedia dapat dimanfaatkan untuk menyiapkan materi, media, pelatihan, dokumentasi, serta produk PkM sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing.

Dalam konteks PkM berbasis sejarah dan kebudayaan, Laboratorium Sejarah dapat menjadi sarana pendukung pengembangan program pelestarian sejarah lokal, dokumentasi sejarah komunitas, digitalisasi sumber sejarah, penguatan kesadaran sejarah masyarakat, serta pengembangan materi sejarah publik. Hal ini memberikan ruang bagi hasil penelitian dan pembelajaran sejarah untuk ditransformasikan menjadi pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Laboratorium Perpustakaan dapat mendukung kegiatan PkM berupa penguatan literasi masyarakat, pengembangan perpustakaan sekolah dan desa, peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan, serta pengembangan literasi informasi. Laboratorium Bahasa dapat digunakan untuk mendukung pelatihan bahasa dan penerjemahan bagi masyarakat, lembaga pendidikan, maupun komunitas. Sementara itu, Laboratorium Komputer dan Ruang Multimedia dapat digunakan untuk kegiatan literasi digital, pelatihan teknologi informasi, pembuatan konten edukatif, serta pengembangan media digital bagi masyarakat.

Dengan pola tersebut, sarana dan prasarana Fakultas Adab mendukung model PkM yang tidak hanya bersifat penyuluhan, tetapi diarahkan pada pemanfaatan hasil pendidikan dan penelitian untuk menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat. Fasilitas yang tersedia memungkinkan dosen dan mahasiswa mengembangkan kegiatan PkM berbasis kebutuhan komunitas, penguatan literasi, pelestarian sejarah dan kebudayaan, pengembangan kapasitas pendidikan, serta pemanfaatan teknologi digital.

4. Sarana dan Prasarana Pendukung Tata Kelola UPPS

Dalam mendukung pelaksanaan tata kelola UPPS, Fakultas Adab memiliki ruang Dekan, ruang Wakil Dekan I, ruang Wakil Dekan II, dan ruang Wakil Dekan III. Ruang pimpinan tersebut digunakan untuk menjalankan fungsi manajerial, koordinasi, pengambilan keputusan, pelayanan akademik, pengelolaan sumber daya, kemahasiswaan, kerja sama, serta pengembangan fakultas.

Fakultas Adab juga menyediakan ruang untuk empat program studi, yaitu Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris, dan Program Studi Tarjamah. Ruang program studi berfungsi sebagai pusat pengelolaan akademik, koordinasi dosen, pelayanan mahasiswa, pengembangan kurikulum, penyusunan program kerja, serta pelaksanaan evaluasi dan tindak lanjut pengembangan program studi.

Untuk mendukung sistem penjaminan mutu, Fakultas Adab memiliki Ruang Gugus Penjamin Mutu. Ruang tersebut mendukung kegiatan monitoring, evaluasi, dokumentasi, analisis capaian, pengendalian, dan tindak lanjut peningkatan mutu secara berkelanjutan. Keberadaan fasilitas tersebut memperkuat keterhubungan antara perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan mutu penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi.

Ruang Layanan Akademik digunakan untuk memberikan pelayanan administrasi akademik kepada mahasiswa dan sivitas akademika. Sementara itu, Ruang Kepala Bagian Umum mendukung pelaksanaan administrasi umum dan ketatausahaan fakultas. Ruang Kemahasiswaan mendukung pelayanan, pembinaan, pengembangan prestasi, organisasi, dan aktivitas kemahasiswaan.

Fakultas Adab juga memiliki satu Ruang Rapat Fakultas yang digunakan untuk rapat pimpinan, rapat koordinasi, evaluasi program, penyusunan rencana kerja, pembahasan kebijakan, dan pengambilan keputusan kelembagaan. Keberadaan ruang rapat mendukung mekanisme tata kelola yang partisipatif dan kolaboratif.

5. Sarana dan Prasarana Pendukung Kehidupan Akademik dan Sivitas Akademika

Dalam menciptakan lingkungan akademik yang kondusif, Fakultas Adab menyediakan Ruang Teater yang dapat dimanfaatkan untuk seminar, kuliah umum, diskusi ilmiah, pertunjukan seni dan budaya, kegiatan mahasiswa, serta kegiatan akademik lainnya. Fasilitas ini mendukung karakter Fakultas Adab sebagai lingkungan akademik yang mengembangkan keilmuan humaniora, sejarah, bahasa, kebudayaan, dan ekspresi seni.

Fakultas Adab juga menyediakan 16 ruang kamar mandi putra dan putri sebagai fasilitas sanitasi bagi sivitas akademika dan tenaga kependidikan. Selain itu, tersedia satu ruang mushola yang digunakan untuk mendukung kegiatan ibadah dan kehidupan keagamaan sivitas akademika. Keberadaan fasilitas tersebut mendukung terciptanya lingkungan kampus yang nyaman, aman, dan sesuai dengan karakter perguruan tinggi keagamaan Islam.

6. Keterkaitan Sarana dan Prasarana dengan Diferensiasi Misi UPPS

Secara keseluruhan, sarana dan prasarana Fakultas Adab menunjukkan keterkaitan yang jelas dengan diferensiasi misi UPPS dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pada bidang pendidikan, ketersediaan 20 ruang belajar, Laboratorium Bahasa, Laboratorium Komputer, Laboratorium Sejarah, Laboratorium Perpustakaan, dan Ruang Multimedia memungkinkan pelaksanaan pembelajaran yang memadukan teori, praktik, teknologi, dan pengalaman belajar kontekstual.

Pada bidang penelitian, Laboratorium Sejarah, Laboratorium Komputer, Laboratorium Perpustakaan, Laboratorium Bahasa, dan Ruang Multimedia memberikan dukungan terhadap proses penelitian, pengolahan sumber dan data, dokumentasi, produksi pengetahuan, serta diseminasi hasil penelitian. Fasilitas tersebut menjadi infrastruktur akademik yang memungkinkan pengembangan penelitian interdisipliner dan pemanfaatan teknologi dalam pengembangan ilmu-ilmu Adab dan Humaniora Islam.

Pada bidang PkM, sarana dan prasarana tersebut memungkinkan hasil pendidikan dan penelitian ditransformasikan menjadi program pemberdayaan masyarakat. Laboratorium dan ruang pendukung dapat digunakan untuk pelatihan, literasi, dokumentasi sejarah, pengembangan kapasitas masyarakat, penguatan perpustakaan dan informasi, pengembangan bahasa, serta literasi digital. Dengan demikian, sarana dan prasarana tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas internal kampus, tetapi juga dapat menjadi instrumen hilirisasi pengetahuan dan kepakaran UPPS kepada masyarakat.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penyediaan sarana dan prasarana Fakultas Adab tidak bersifat generik, tetapi memiliki fungsi yang mendukung karakter dan arah pengembangan UPPS. Laboratorium yang tersedia memiliki keterkaitan dengan bidang keilmuan masing-masing program studi, sedangkan ruang pembelajaran, multimedia, layanan akademik, penjaminan mutu, kemahasiswaan, dan fasilitas pendukung lainnya membentuk ekosistem akademik yang menunjang pelaksanaan tridharma secara terpadu.

Dengan demikian, sarana dan prasarana Fakultas Adab UIN Raden Intan Lampung dapat dipandang sebagai bagian dari strategi UPPS dalam mewujudkan diferensiasi misi melalui penguatan pendidikan berbasis praktik dan teknologi, penelitian berbasis sumber dan data, serta PkM berbasis kepakaran dan kebutuhan masyarakat. Pemanfaatan sarana dan prasarana secara optimal dan berkelanjutan diharapkan semakin memperkuat posisi Fakultas Adab sebagai UPPS yang mampu menghasilkan lulusan, pengetahuan, inovasi, dan kontribusi sosial yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, masyarakat, dan kebutuhan pembangunan.

No.Jenis Sarana/PrasaranaJumlahFungsi/PemanfaatanPengguna
1Ruang Dekan1 ruangPelaksanaan fungsi pimpinan, koordinasi, pelayanan dan tata kelola fakultasDekan, dosen, tendik, tamu
2Ruang Wakil Dekan I1 ruangPengelolaan bidang akademik dan pengembangan kelembagaanPimpinan, dosen, tendik, mahasiswa
3Ruang Wakil Dekan II1 ruangPengelolaan administrasi umum, keuangan dan sumber dayaPimpinan, dosen, tendik
4Ruang Wakil Dekan III1 ruangPengelolaan kemahasiswaan, alumni dan pengembangan mahasiswaPimpinan, dosen, mahasiswa
5Ruang Prodi Sejarah Peradaban Islam1 ruangPengelolaan administrasi dan kegiatan akademik Prodi SPIKaprodi, dosen, tendik, mahasiswa
6Ruang Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam1 ruangPengelolaan administrasi dan kegiatan akademik Prodi IPIIKaprodi, dosen, tendik, mahasiswa
7Ruang Prodi Bahasa dan Kebudayaan Inggris1 ruangPengelolaan administrasi dan kegiatan akademik ProdiKaprodi, dosen, tendik, mahasiswa
8Ruang Prodi Tarjamah1 ruangPengelolaan administrasi dan kegiatan akademik ProdiKaprodi, dosen, tendik, mahasiswa
9Laboratorium Bahasa1 ruangPraktik bahasa, listening, speaking, dan pembelajaran kebahasaanMahasiswa dan dosen
10Laboratorium Komputer1 ruangPraktik komputer, teknologi informasi, pengolahan data dan pembelajaran digitalMahasiswa dan dosen
11Laboratorium Sejarah1 ruangPraktik penelitian sejarah, pengolahan sumber, dokumentasi dan pembelajaran kesejarahanMahasiswa dan dosen
12Laboratorium Perpustakaan1 ruangPraktik kepustakawanan, pengelolaan informasi dan layanan perpustakaanMahasiswa dan dosen
13Ruang Multimedia1 ruangPembelajaran audiovisual, presentasi, seminar dan pengembangan media digitalDosen dan mahasiswa
14Ruang Layanan Akademik1 ruangPelayanan administrasi dan layanan akademik mahasiswaMahasiswa, dosen, tendik
15Ruang Gugus Penjamin Mutu1 ruangPelaksanaan monitoring, evaluasi dan penjaminan mutu akademikGPM/penjaminan mutu
16Ruang Kepala Bagian Umum1 ruangAdministrasi umum, ketatausahaan dan koordinasi layanan fakultasKabag dan tenaga kependidikan
17Ruang Kemahasiswaan1 ruangPelayanan dan pembinaan kegiatan kemahasiswaanMahasiswa dan pengelola
18Ruang Teater1 ruangSeminar, kuliah umum, diskusi, pertunjukan dan kegiatan akademikDosen, mahasiswa, tamu
19Ruang Belajar20 ruangPerkuliahan, diskusi, presentasi dan kegiatan pembelajaranDosen dan mahasiswa
20Kamar Mandi Putra/Putri16 ruangFasilitas sanitasi dan kebutuhan dasar sivitas akademikaDosen, mahasiswa, tendik
21Mushola1 ruangIbadah dan kegiatan keagamaan sivitas akademikaDosen, mahasiswa, tendik
22Ruang Rapat Fakultas1 ruangRapat pimpinan, koordinasi, evaluasi dan perencanaan fakultasPimpinan, dosen, tendik